Batman Begins - Help Select

Rabu, 18 Mei 2016

Teknik Dasar Pemotretan

Teknik Dasar Pemotretan

Nyalakan kamera dengan menekan ON/OFF Switch. Jika lampu menyala dan tutup lensa kamera terbuka berarti kamera siap untuk digunakan.

Peganglah kamera dengan dua tangan agar kamera tidak goyang saat Anda menekan Shutter Button.

Berikutnya arahkan kamera pada objek dan lihat hasilnya pada tampilan objek (Image Display) atau bisa melihat langsung melalui Optical Viewfinder kamera.

Setelah lensa kamera bisa menangkap objek pada posisi yang tepat maka tekan tombol shutter.

Kualitas Image dan Ukuran File
Disamping teknik dasar pemotretan yang perlu anda ketahui adalah tentang hubungan antara kualitas image dengan besarnya ukuran file gambar.

Besar file dan kualitas gambar tergantung dari setting pixel pada saat kamera mengambil gambar dan memprosesnya untuk direkam ke dalam media penyimpanan. Misalnya pada kamera dengan kemampuan 4 Mbit, dengan setting maksimum, tiap gambar akan mencapai ukuran sebesar 9 sampai 15 mega bytes. Ini merupakan ukuran yang sangat besar! Coba bandingkan dengan ukuran disk drive kecil yang hanya menampung 1.4 mega bytes saja.

Ada 3 jenis kompresi yang perlu Anda ketahui sebagai pertimbangan sebelum melakukan pemotretan yaitu : kompresi rasio rendah, kompresi rasio tinggi dan tidak ada kompresi

Tidak ada kompresi : nilai gambar sangat tinggi,ukuran file sangat besar,filename.tif,Gambar cocok untuk dicetak ukuran besar dan liflet.
Rasio kompresi tinggi : mutu gambar rendah,ukuran file kecil,filename.gif,Gambar cocok untuk image pada design web.
Rasio kompresi rendah : mutu gambar tinggi,ukuran file besar,filename.jpg,Gambar cocok untuk designed multi media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar